Cari tahu gejala gondongan, cara penularannya, dan langkah pencegahan yang dapat dilakukan.
Pembengkakan di area pipi atau rahang sering kali membuat seseorang mengira dirinya hanya mengalami sakit gigi atau pembengkakan biasa. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu tanda gondongan, yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan dapat menular kepada orang lain.
Meski lebih sering ditemukan pada anak-anak, gondongan juga dapat terjadi pada orang dewasa. Karena penularannya dapat berlangsung melalui kontak sehari-hari, memahami gejala dan cara pencegahannya menjadi langkah penting untuk membantu melindungi diri sendiri maupun keluarga.
Meskipun kasus gondongan tidak sebanyak beberapa penyakit lainnya, kondisi ini tetap perlu mendapat perhatian karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebar dengan cukup mudah dalam lingkungan yang memiliki interaksi erat.
Mengapa Wajah Tampak Membengkak Saat Mengalami Gondongan?
Gondongan atau mumps merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang berada di sisi kanan dan kiri wajah tepat di bawah telinga.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gondongan atau mumps merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus mumps dan paling dikenal karena menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah, terutama kelenjar parotis yang berada di sekitar pipi dan rahang.¹
Ketika kelenjar tersebut mengalami peradangan akibat infeksi, area di sekitar pipi dan rahang dapat terlihat membengkak. Inilah yang menjadi salah satu ciri khas gondongan dan membuat wajah tampak lebih penuh dibandingkan biasanya.
Pembengkakan dapat terjadi pada satu sisi wajah maupun kedua sisi sekaligus. Selain memengaruhi penampilan, kondisi ini juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat mengunyah, menelan, atau berbicara.
Karena gejalanya berkembang secara bertahap, tidak sedikit orang yang baru menyadari kondisi ini setelah pembengkakan mulai terlihat jelas.
Gondongan Tidak Hanya Terjadi pada Anak
Banyak orang menganggap gondongan hanya dialami oleh anak-anak. Padahal, orang dewasa juga dapat terinfeksi, terutama jika belum memiliki perlindungan yang memadai terhadap virus penyebab penyakit ini.
Anak-anak memang menjadi kelompok yang lebih sering terdampak karena aktivitas mereka melibatkan banyak interaksi dengan teman sebaya di sekolah, tempat bermain, maupun lingkungan lainnya.
Namun penularan juga dapat terjadi di rumah, tempat kerja, atau lingkungan sosial lainnya. Karena itu, gondongan bukan hanya masalah kesehatan anak-anak, tetapi juga dapat memengaruhi seluruh anggota keluarga.
Gejala yang Sering Muncul Sebelum Pembengkakan Terlihat
Gejala gondongan biasanya tidak langsung muncul setelah seseorang terpapar virus. Tubuh membutuhkan waktu sebelum mulai menunjukkan tanda-tanda infeksi.
Salah satu gejala awal yang cukup sering ditemukan adalah demam. Kondisi ini dapat disertai rasa lelah, sakit kepala, nyeri otot, atau penurunan nafsu makan yang membuat penderitanya merasa kurang nyaman saat beraktivitas.
Seiring perkembangan infeksi, pembengkakan pada area pipi dan rahang mulai terlihat lebih jelas. Pada sebagian orang, rasa nyeri dapat muncul terutama saat mengunyah makanan atau menelan minuman.
Beberapa individu juga mengeluhkan area mulut yang terasa tidak nyaman karena peradangan pada kelenjar ludah dapat memengaruhi produksi air liur.
Karena gejalanya dapat menyerupai berbagai kondisi lain pada tahap awal, tidak sedikit orang yang baru menyadari adanya gondongan setelah perubahan pada bentuk wajah mulai terlihat.
Bagaimana Gondongan Menular?
Salah satu alasan mengapa gondongan perlu diwaspadai adalah karena penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lain dengan cukup mudah.
Penularan umumnya terjadi melalui percikan cairan dari saluran pernapasan saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, kontak dengan benda yang terkontaminasi cairan tubuh penderita juga dapat meningkatkan risiko penyebaran virus.
Karena proses penularannya dapat terjadi dalam aktivitas sehari-hari, anggota keluarga yang tinggal serumah sering memiliki risiko paparan yang lebih tinggi dibandingkan orang lain.
Sebagai bagian dari kelompok penyakit infeksi, gondongan memerlukan perhatian tidak hanya pada individu yang sakit, tetapi juga pada upaya untuk mengurangi risiko penularan kepada orang di sekitarnya.
Mengapa Vaksinasi Menjadi Salah Satu Bentuk Pencegahan?
Ketika membahas gondongan, pencegahan menjadi salah satu aspek yang sangat penting.
Salah satu langkah yang umum direkomendasikan adalah melalui vaksin MMR. Vaksin ini dirancang untuk membantu tubuh membentuk perlindungan terhadap beberapa penyakit sekaligus, termasuk gondongan.
Vaksinasi MMR merupakan langkah pencegahan utama untuk membangun kekebalan tubuh dan menekan risiko penyebaran penyakit gondongan. Pemberian vaksin sejak dini, sebagai bagian dari program kesehatan anak, efektif melindungi individu sekaligus mengurangi penyebaran penyakit di masyarakat. Lindungi kesehatan Anda dan buah hati dengan vaksin MMR di Bumame, mulai dari Rp695.000 saja; hubungi WhatsApp Bumame untuk reservasi.
Dengan adanya perlindungan tersebut, risiko terjadinya infeksi maupun penyebaran penyakit dapat membantu ditekan.
Pemberian vaksin biasanya menjadi bagian dari program vaksinasi anak yang bertujuan membantu melindungi kesehatan sejak usia dini. Selain memberikan manfaat bagi individu, cakupan vaksinasi yang baik juga berperan dalam membantu mengurangi penyebaran penyakit di masyarakat.
Perlindungan Kesehatan Dimulai Sejak Dini
Ketika membahas penyakit yang dapat menular melalui interaksi sehari-hari, pencegahan sering kali menjadi langkah yang lebih baik dibandingkan pengobatan.
Selain vaksinasi, menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menghindari kontak dekat saat sedang sakit dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus.
Kebiasaan sederhana tersebut juga memberikan manfaat dalam membantu mencegah berbagai penyakit menular lainnya yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Kapan Perlu Mendapatkan Evaluasi Medis?
Tidak semua pembengkakan pada area wajah disebabkan oleh gondongan. Karena itu, evaluasi medis dapat membantu memastikan penyebab yang mendasarinya.
Apabila pembengkakan disertai keluhan yang tidak membaik, rasa nyeri yang semakin mengganggu, atau kondisi yang membuat aktivitas sehari-hari menjadi sulit dilakukan, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan langkah yang sesuai.
Selain itu, pemeriksaan juga dapat membantu membedakan gondongan dari kondisi lain yang memiliki gejala serupa, termasuk gangguan pada kelenjar ludah maupun infeksi lainnya.
Melalui Pemeriksaan Dokter, kondisi kesehatan dapat dievaluasi secara lebih menyeluruh sehingga langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Lindungi Kesehatan Keluarga Bersama Bumame
Mengenali gejala gondongan sejak awal dapat membantu mengurangi risiko penularan dan mendukung langkah penanganan yang lebih tepat.
Melalui layanan kesehatan yang tersedia di Bumame, Anda dapat memperoleh informasi dan evaluasi yang sesuai dengan kondisi yang dialami. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara tepat dapat membantu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab keluhan sekaligus langkah yang perlu dilakukan selanjutnya.
Menjaga kesehatan keluarga tidak hanya dilakukan saat sakit, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan secara berkala.
FAQ
Q: Apa penyebab gondongan?
A: Gondongan disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang kelenjar ludah, terutama kelenjar parotis yang berada di sekitar area pipi dan rahang.
Q: Apa gejala gondongan yang paling umum?
A: Gejala yang sering ditemukan meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, penurunan nafsu makan, serta pembengkakan pada area pipi atau rahang.
Q: Apakah gondongan menular?
A: Ya. Gondongan dapat menular melalui percikan cairan pernapasan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Q: Apakah orang dewasa bisa terkena gondongan?
A: Bisa. Meskipun lebih sering ditemukan pada anak-anak, gondongan juga dapat terjadi pada orang dewasa.
Q: Bagaimana cara mencegah gondongan?
A: Salah satu langkah pencegahan yang umum direkomendasikan adalah vaksinasi, disertai penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Konsultasikan Keluhan Anda Bersama Bumame
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami pembengkakan pada area pipi atau rahang yang disertai keluhan lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan kondisi tersebut dengan tenaga medis.
Untuk informasi layanan dan konsultasi kesehatan, hubungi WhatsApp Bumame.
Ketahui Kapan Pembengkakan Perlu Ditindaklanjuti
Gondongan sering diawali dengan gejala yang menyerupai infeksi virus ringan sehingga tidak selalu langsung dikenali. Namun ketika pembengkakan pada area pipi atau rahang mulai terlihat, kondisi tersebut dapat menjadi petunjuk penting yang perlu diperhatikan.
Karena penyakit ini dapat menular melalui kontak sehari-hari, mengenali gejala lebih awal dan melakukan evaluasi kesehatan yang sesuai dapat membantu mengurangi risiko penyebaran kepada anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan diri, melengkapi vaksinasi, dan melakukan pemeriksaan kesehatan saat diperlukan dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan keluarga.
Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Andika Yusuf Ramadhan, M.Biomed yang berpraktik di Klinik Bumame.
Sumber:
Centers for Disease Control and Prevention. About Mumps. Atlanta: Centers for Disease Control and Prevention. Tersedia di: https://www.cdc.gov/mumps
Lokasi Klinik Bumame
JAC Building, Jl. Jati Baru Raya No.28 5, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160
1, Jl. TB Simatupang No.33, RT.1/RW.5, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550
Ruko Northridge B1 No.16, Rw. Mekar Jaya, Kec. Serpong, Tangerang, Banten 15310
