Ditujukan untuk siapa tes Medical Check Up Umroh ini?
Pasien yang ingin melakukan perjalanan ibadah Umroh atau Haji
Pasien remaja dan dewasa sehat yang ingin mengevaluasi kondisi kesehatan tubuh.
Pasien yang memiliki gejala atau sudah memiliki penyakit kronis. Contohnya seperti pasien yang berisiko atau dicurigai mengidap diabetes dapat melakukan pemeriksaan HbA1c dan glukosa puasa.
Pasien yang akan melakukan tindakan medis lebih lanjut.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes Medical Check Up Umroh ini?
Waktu yang direkomendasikan dokter adalah ketika sudah 18 tahun ke atas dan dianjurkan dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Sebaiknya, Medical Check Up dilakukan ketika kondisi tubuh fit. Kondisi tubuh yang tidak fit mempengaruhi hasil dari tes ini.
Kondisi atau kegiatan apa yang mempengaruhi hasil dari Medical Check Up Umroh menjadi lebih baik?
Durasi tidur yang cukup (6-8 jam)
Konsumsi air putih yang ideal (minimal 8 gelas per hari)
Menghindari makanan berminyak dan asin
Menghindari rokok dan minuman berkafein
Memperbanyak konsumsi buah, sayur, daging, dan susu
Berpuasa 8-12 jam sebelum pemeriksaan
Menghentikan obat-obatan termasuk vitamin (bila dianjurkan oleh dokter)
Berapa lama proses pengambilan sampel Medical Check Up?
Tergantung jumlah rangkaian tes yang dilakukan. Umumnya, prosedur berlangsung selama kurang lebih 15 menit.
Berapa lama hasil Medical Check Up keluar?
Hasil Medical Check Up dapat selesai tergantung jumlah rangkaian tes yang dilakukan. Umumnya, pemeriksaan Medical Check Up di Bumame rilis dalam rentang waktu 1x24 jam, setelah melewati prosedur interpretasi hasil dan saran kesehatan dari dokter dan tenaga ahli kesehatan Bumame.